Jurusan Syariah FAI Unissula kembali mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat. Kali ini, pengabdian masyarakat dilakukan di desa Rowosari, Kendal. Kegiatan pengabdian ini dilakukan atas permintaan masyarakat desa Rowosari Kendal yang merasa pengetahuan tentang perawatan jenazah sangat minim. “Perawatan jenazah seperti ini sangat penting dan masyarakat secara luas harus bisa dan terampil dalam melakukannya. Jangan hanya mengandalkan pak modin. Setidaknya jika masyarakat tau dan mengerti akan perawatan jenazah, mereka dapat meringankan tugas modin ” ungkap Puryanto, tokoh agama setempat.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh dosen-dosen syariah FAI Unissula antara lain Ahmad Thobroni sebagai ketua pelaksana dan Yasin Arif, Tali Tulab, M. Choirun Nizar, serta M. Noviani Ardi. Para pemateri bergantian mengisi tentang materi-materi seputar jenazah antara lain mempersiapkan diri sebelum kematian, memandikan dan mengkafani jenazah, mensholati dan menguburkan jenazah serta hal ikhwal seputar harta bersama setelah kematian (wasiat dan waris).

Masyarakat Rowosari yang notabene bekerja sebagai nelayan sangat antusias mengikuti kegiatan pelatihan perawatan jenazah ini. Bahkan beberapa ibu rumah tangga rela sementara waktu meninggalkan pekerjaan rumah tangga di rumahnya demi mendapatkan ilmu pelatihan perawatan jenazah ini. “kami sangat jarang mendapatkan kesempatan seperti ini. Padahal yang namanya kematian pasti datangnya mendadak. Sementara rata-rata orang sini bekerja sebagai nelayan, sehingga kalau pas pada berangkat ke laut, rata-rata yang ada di desa ini, ya ibu-ibu ini.” Ungkap salah seorang peserta pelatihan. Dalam kegiatan ini, ibu-ibu warga Rowosari diberikan materi baik dalam bentuk teori maupun praktek tentang perawatan jenazah. Beberapa peserta bahkan menyambut baik materi dari dosen-dosen syariah Unissula dengan menyampaikan pertanyaan tentang perawatan jenazah. Kegiatan ini berakhir pada pukul 13.00.

Leave a reply