KEJURDA (Kejuaraan Daerah) cabang olahraga Tarung Derajat pemula se-Jawa Tengah tahun 2018 di gelar di SMKN 3 Kota Semarang pada tanggal 15-16 Desember 2018. Kejuaraan ini diikuti oleh para atlet dari berbagai daerah se-Jawa Tengah seperti Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Salatiga, Sragen, Grobogan, Klaten, Tegal, Pati, Kudus dan lain-lain. Seperti kejuaraan beladiri lainnya, kejuaraan pemula Tarung Derajat pemula ini terbagi menjadi beberapa kelas tarung mulai dari kelas ringan (45kg-60kg), menengah (60kg-70kg) sampai kelas berat (70kg-80kg keatas) dalam kategori pelajar dan umum baik petarung laki-laki ataupun perempuan.

Adapun peserta dari kejuaraan ini mencapai 100 lebih dari berbagai kota dan kategori tarung. Banyak atlet yang tampil perdana di event kali ini, karena event kali ini khusus diselenggarakan untuk menyaring bibit-bibit atlet yang professional sebagai tiket menuju kejuaraan yang lebih besar seperti PORPROV dan POMNAS.

Mahasiswa Universitas Islam Sultan Agung melalui UKM Tarung Derajat nya mengirim 5 atlet yang mewakili Kota Semarang dan Kota Pati. Kelima atlet tersebut berhasil menyabet bersih dengan perolehan 3 emas dan 2 perunggu. Atlet tersebut bernama Qoyyumsyah (bertarung dikelas 70kg-75kg dari Fakultas Agama Islam jurusan Syariah mendapatkan medali emas), Mohammad Muflikh Diwani (bertarung dikelas 65kg-70kg dari Fakultas Agama Islam jurusan Syariah mendapatkan medali perunggu), Endy Rio (bertarung dikelas 65kg-70kg dari Fakultas Psikologi mendapatkan medali emas), Khafid Bagus Mukhtar (bertarung dikelas 60kg-65kg dari Fakultas Teknik mendapatkan medali emas) dan Riyah Puspitasari (bertarung dikelas 45kg-50kg dari Fakultas Ekonomi mendapatkan medali perunggu).

Perolehan yang memuaskan tersebut diapresiasi oleh BKA dengan diajukan beasiswa, “sebagai tolak ukur dari UKM-UKM lain, Tarung Derajat UNISSULA harus rajin menorehkan prestasi-prestasi seperti ini” tutur ketua BKA UNISSULA Bapak Turahmat.

Leave a reply